Selasa, 12 Februari 2013

Kerinci dan Sungaipenuh Waspada Banjir



Merdekapost.com, KERINCI - Ribuan rumah di wilayah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh, direndam banjir dari luapan sungai, akibat turunnya hujan deras sejak beberapa hari terakhir.

Banjir terparah terjadi di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tanah Kampung dan Kecamatan Hamparan Rawang. Air yang menggenangi ratusan rumah, semakin tinggi karena besarnya luapan air Sungai Batang Merao.

"Di Desa kami hampir semua rumah terendam, yang jumlahnya mencapai 345 rumah, yang dihuni oleh 376 kepala keluarga. Akibatnya, 1.490 warga terpaksa mengungsi," ujar Kepala Desa Tanjung Muda, Gaparudin, Senin (11/2).

Warga Tanah Kampung Asnawi mengaku warga waspada dengan terus meningkatnya ketinggian air. Bahkan, saat malam hari warga terpaksa mengungsi kerumah tetangga untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

"Ketinggian air sudah mencapai satu meter. Barang-barang semuanya sudah kami evakuasi. Bahkan kalau malam kami menginap di rumah tetangga yang lokasinya lebih aman," katanya.
    
Belum ada bantuan
Warga Tanah Kampung Yusmina, mengaku meski sudah tiga hari rumahnya direndam air, belum ada bantuan dari Pemerintah Kota Sungaipenuh, padahal warga sangat membutuhkan perhatian pemerintah daerah.

    "Yang dibantu hanya karung dan pasir. Kalau air sudah besar seperti ini kami tidak membutuhkan itu lagi. Saat ini kami butuh obat-obatan dan sembako, agar bisa melanjutkan aktivitas ke depan," jelasnya.

    Di Desa Koto Majidin, Kecamatan Air Hangat, banjir juga menggenang rumah warga, akibat meluapnya Sungai Kasigi. Sampai saat berita ini diturunkan, ketinggian air terus meningkat, karena hujan deras di wilayah hulu.

    "Kalau sudah banjir begini, kami warga mulai was-was. Apalagi datangnya saat malam hari. Warga benar-benar cemas, kami berharap pemerintah segera membangun tanggul disepanjang aliran sungai," kata Marison, warga Koto Majidin.

    Sementara itu, informasi yang didapat Tribun, banjir juga menggenangi areal persawahan warga di Kecamatan Keliling Danau, Bukit Kerman, dan Gunung Raya. Ratusan hektare sawah dikabarkan mengalami kerusakan.

    Pantauan Tribun, sejumlah ruas jalan baik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh juga tergenang. Kediaman pribadi Walikota Sungaipenuh dan rumah orang tuanya di Tanah Kampung juga direndam air.

    Jika hujan terus turun, diperkirakan sejumlah desa lainnya juga akan ikut terendam. Ketinggian air jauh lebih tinggi dari pemukiman warga, yang dipisahkan oleh tanggul.


(choe)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar