Sabtu, 06 Juli 2013

Bunuh Pemain, Wasit Dimutilasi Penonton di Lapangan

Maranhao - Kejadian mengerikan terjadi di liga sepakbola amatir Brasil. Seorang wasit yang menusuk hingga tewas pemain lantas dibantai oleh penonton yang melempari dengan batu dan kemudian memotong beberapa bagian tubuhnya.

Peristiwa ini terjadi di Maranhao, Brasil, akhir pekan kemarin.

Semua bermula saat salah seorang pemain bernama Josenir dos Santos Abreu menyerang wasit karena tak puas setelah dia dikartu merah. Sempat saling baku pukul, wasit Otavio Jordao da Silva lantas mengambil pisau dan menusuk Abreu.

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, Abreu mengembuskan napasnya yang terakhir dalam perjalanan.

Penonton yang menyaksikan langsung kejadian tersebut langsung tersulut amarahnya. Sekelompok suporter lantas memburu wasit da Silva. Dari situlah kejadian mengerikan lainnya muncul.

Setelah terkepung dan tak bisa berbuat apa-apa lagi karena dikejar sekelompok suporter, wasit da Silva lantas diikat. Dia kemudian dipukuli dan dilempari batu. Kengeriannya tak tuntas sampai di situ karena ESPN dan Reuters menyebut kalau wasit kemudian dipotong menjadi empat.

Sekelompok penonton itu juga memenggal kepala wasit dan menancapkannya di tengah lapangan dengan menggunakan sebuah pancang.

Kepolisian Brasil sudah menangkap Luiz Moraes de Souza (27) yang diduga terlibat dengan kejadian tersebut. Polisi masih mencari dua tersangka lain yang diduga juga menjadi pelaku pembunuhan sadis itu.

Ini Dia Penyakit-penyakit yang Bisa Sembuh dengan Rajin Bercinta


Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Jakarta, Sudah banyak penelitian membuktikan bahwa berhubungan intim pada pasangan resmi banyak memberikan manfaat kesehatan. Selain memberikan kenikmatan, bercinta juga bisa jadi cara asyik untuk menyembuhkan penyakit.

Bukan hanya soal romantisme, hubungan intim pada pasangan resmi bisa menjadi aktivitas fisik yang menyehatkan, baik bagi pria dan wanita. Seks dapat membantu menyembuhkan beberapa masalah kesehatan, seperti inkontinensia, flu, sakit kepala, bahkan siklus menstruasi yang tidak teratur.

Secara lengkap, berikut beberapa penyakit yang bisa sembuh dengan rajin bercinta, seperti dilansir Livestrong, Sabtu (6/7/2013):

1. Inkontinensia (tak bisa menahan keinginan buang air kecil)

Hubungan seksual teratur membantu memperkuat dasar panggul, yang mengontrol pelepasan urine. Bagi wanita yang mengalami inkontinensia, seks teratur dapat melenturkan otot-otot sensitif untuk menghindari pipis di celana. Otot-otot panggul kuat sama artinya sistem kemih bekerja dengan lebih baik.

2. Migrain

Rasa sakit dan mual karena migrain dapat mengesampingkan hubungan seksual, tetapi ilmu pengetahuan menunjukkan seks dapat mengurangi rasa sakit tersebut. Menurut sebuah studi tahun 2001 yang diterbitkan dalam Headache, wanita yang melakukan hubungan seksual teratur, keluhan migrainnya dapat berkurang hingga 30 persen. Jika obat-obatan gagal memberikan bantuan, seks sendiri mungkin menyembuhkan.

3. Kulit kering dan kusam

Lupakan krim pemutih atau pelembab lainnya, seks bahkan dapat menyembuhkan kulit kusam. Bercinta secara teratur menyebabkan lebih banyak darah melalui tubuh. Hasilnya, kulit lebih segar, kencang dan bercahaya.

4. Flu

Ingin menyembuhkan flu? Seks bisa menjadi cara paling asyik. Rajin bercinta bekerja dengan meningkatkan immunoglobin A selama hubungan seksual, yakni sebuah antibodi penting yang membantu melawan virus yang menyebabkan flu.

5. Melancarkan siklus haid

Wanita yang berhubungan seks setidaknya sekali seminggu, dapat menuai keuntungan dengan teraturnya siklus menstruasi. Tidak jelas mengapa hal ini terjadi, namun studi menunjukkan wanita yang rutin bercinta lebih sedikit mengalami ketidakteraturan haid.

65 Persen Muslim Buta Al Quran



PALEMBANG - Meski mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, namun tak semua bisa membaca Al quran yang menjadi kita suci. Dari hasil survei yang dilakukan Institut Ilmu Al quran Jakarta pada 2012 lalu, bahwa 65 persen umat Islam buta aksara Alquran.

Perwakilan Cinta Alquran Sumsel, Muhammad Jamhur, mengatakan, 35 persennya hanya bisa membaca Al quran saja.  Sedangkan yang membaca dengan benar hanya 20 persen."Ini secara keseluruhan, kalau untuk data di Sumsel belum bisa diketahui, tapi kemungkinan besar jumlahnya tidak jauh berbeda," katanya.

Ditambahkan Jumhur, banyak faktor yang menyebabkan banyaknya jumlah umat muslim yang belum bisa memahami alquran, seperti, faktor kesibukan, faktor malu, faktor lingkungan dan sistem pengejarannya yang rumit.

Untuk itu, pihaknya mengajak para umat muslim untuk mengikuti kegiatan training TIKROR, bisa menerjemahkan Alquran secara cepat dan mudah hanya dalam waktu delapan jam." Training ini sudah dilakukan di 14 kota dan Alhamdulillah berhasil, yang langsung didampingi ustad Boni Salehuddin dari Cinta Alquran Pusat,"ungkapnya.

Bahkan cara ini sangat efektif untuk dilakukan saat memasuki bulan suci yang akan datang, sehingga akan menambah nilai ibadah di akhirat kelak, karena kalau melihat metode ini sebenarnya kosakata dalam alquran ini banyak terdapat dalam Surat Al-Baqarah yang dirumuskan terdapat 3264 kosakata atau  79 persen.

Ia berharap melalui kegiatan ini, mudah-mudahan akan dapat mengurangi jumlah masyarakat muslim yang butah aksara alquran, serta dapat memacu agar terus belajar memahami alquran sampai kapanpun. Apalagi belajar tidak memandang usia, siapa saja bisa asalakan ada kemauan. (jpnn)

Subhanallah, Jenazah Uje Keluarkan Cahaya

Ciputat, Wartakotalive.com
Ustaz Soleh Mahmud alias Solmed mengaku sempat mengkafani jenazah Ustaz Jeffry Al Buchori. Menurutnya, saat dikafani jenazah Uje --sapaan Ustaz Jeffry-- tampak bercahaya.

"Subhanallah, jenazah ustaz (Uje) saat dikafani tampak bercahaya," kata  Solmed di rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Ciputat, Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2013).

Solmed mengatakan, tak hanya bercahaya, jenazah Uje terlihat seperti mengeluarkan senyum saat dikafani. Sepertinya almarhum ikhlas untuk pergi meninggalkan dunia.

Solmed mengatakan, tak jarang orang bisa meninggal di hari Jumat. Karena hari Jumat adalah hari yang penuh keberkahan bagi umat Islam.

"Insya Allah almarhum akan diterima di surga Allah," katanya.

Manfaat Tidur Telanjang Bulat Bagi Perempuan


Jakarta, Wartakotalive.com
Menurut sebuah survei baru-baru ini, terungkap sebanyak kurang dari 10 persen orang Amerika lebih suka tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun di tubuhnya.
Selain seksi, tidur tanpa mengenakan pakaian sebenarnya juga memberikan manfaat untuk kesehatan Anda, sebagaimana dilansir Intisari-online.
Mungkin Anda bertanya, apa manfaat yang bisa diambil dari tidur tanpa pakaian? Cosmopolitan, majalah yang mengkhususkan pada wanita, menjelaskannya seperti berikut ini.
Vagina sehat
Daerah lembab di sekitar kemaluan memiliki risiko tinggi memicu pertumbuhan jamur di vagina. Tidur tanpa mengenakan pakaian apa pun dapat mencegah hal ini terjadi karena vagina tidak sepenuhnya tertutup oleh celana basah.
Tidur lebih nyenyak
Tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun juga bisa membuat Anda tidur lebih nyenyak. Merasa kegerahan biasanya membuat seseorang sulit tidur. Maka solusinya adalah tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun. Karena, Anda akan tidur lebih nyenyak jika udara lebih dingin.
Tubuh lebih seksi
Tidur dalam kondisi panas bisa mengganggu produksi hormon melatonin. Hormon ini dikenal memiliki kemampuan menghambat proses penuaan. Beberapa penelitian telah menunjukkan, melatonin memainkan bagian penting dalam proses penuaan dan bertindak sebagai senyawa anti-penuaan bila diberikan pada tikus tua. Maka penting untuk menjaga tubuh Anda tetap dingin selama tidur sehingga hormon dapat bekerja dengan baik agar membuat tubuh terlihat lebih seksi.
Menurunkan berat badan
Meskipun tidak berdampak besar, tidur tanpa pakaian sebenarnya sedikit berperan dalam penurunan berat badan. Bagaimana bisa? Diketahui, ketika seseorang dapat tidur dengan baik, hormon kortisol – yang memicu stres – berkurang jumlahnya. Sehingga ketika bangun, Anda tidak akan emosional ketika menikmati makanan.
Lebih percaya diri
Tidur tanpa mengenakan pakaian biasanya membuat seseorang merasa seksi. Hal ini lalu akan diikuti dengan rasa percaya diri yang cukup kuat.
Kualitas hidup seksual
Jika Anda sudah memiliki pasangan, tidur tanpa pakaian juga akan memberikan manfaat bonus. Karena gesekan kulit akan memicu produksi oksitosin, yang disebut sebagai hormon kebahagiaan. Karenanya Anda akan lebih bersemangat melakukan hubungan seks, untuk memuaskan pasangan Anda dan mencapai orgasme.
Anda tertarik untuk tidur tanpa mengenakan sehelai benang pun?

Masuk TNI-Polri Juga Dites seperti CPNS


JAKARTA--Presiden SBY telah setuju rekruitmen CPNS 2013 dilaksanakan seperti tahun 2012. Bahkan presiden memerintahkan Kapolri dan Panglima TNI agar pelaksanaan rekruitmen untuk anggota TNI dan Polri mengikuti model yang diterapkan dalam tes CPNS 2012.

Demikian diungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar dalam keterangan persnya, Kamis (4/7).

"Dengan persetujuan tersebut, berarti pelaksanaan tes CPNS seperti yang dilaksanakan tahun 2012 sudah menjadi kebijakan nasional, dan harus dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah," tegasnya.

Hal itu juga berlaku bagi sekolah-sekolah kedinasan. Calon mahasiswa sekolah kedinasan harus lolos tes kompetensi dasar (TKD) seperti halnya bagi CPNS. Dengan tes CPNS yang dilakukan secara transparan, obyektif, adil, fair setidaknya akan mendapat dua keuntungan besar bagi bangsa.

"Keuntungan pertama, negara memperoleh putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi PNS atau birokrat. Kedua, negara memperoleh kepercayaan dari pemuda yang sudah hilang selama ini," terang politisi PAN ini.

Diakuinya, dalam pelaksanaan tes CPNS 2012 lalu banyak pihak yang terkaget-kaget. Ia mengibaratkan hal itu seperti seorang ibu menyapih susu anaknya. “Dua hari dua malam dia meronta, menangis. Tapi hari ketiga dia sudah tidak merengek-rengek lagi. Tahun ini, tahun kedua dilakukannya tes CPNS bersama, dan mudah-mudahan ketiga kalinya sudah normal," pungkasnya. (esy/jpnn)

Azwar Abubakar Banyak Informasi, Sekolah Kedinasan Sarat KKN


Azwar Abubakar. Foto: dok.JPNN
Azwar Abubakar. Foto: dok.JPNN
MULAI tahun ini seluruh peserta didik yang akan masuk sekolah kedinasan, termasuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) wajib mengikuti tes kompetensi dasar (TKD) sebagaimana diterapkan untuk tes seleksi CPNS.

Ini merupakan salah satu kebijakan baru pemerintah dalam meningkatkan kualitas PNS.

Apa tujuan kebijakan ini? Berikut petikan wawancara wartawan JPNN.com Mesya Muhammad  dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar, beberapa hari lalu.

Seluruh peserta didik yang akan masuk sekolah kedinasan, termasuk IPDN wajib mengikuti tes CPNS. Ini kebijakan baru, apa tujuannya?

Baru bagi masyarakat tapi bukan hal baru bagi pemerintah karena hal tersebut sudah lama diwacanakan dan sekarang direalisasikan. Tadinya, saya punya keinginan agar setiap lulusan sekolah ikatan dinas dites CPNS terutama TKD. Ini lantaran banyaknya informasi kalau sekolah kedinasan itu sarat KKN. Jadi sebelum diangkat CPNS, lulusan sekolah dinas harus menjalani TKD dulu. Tapi karena pertimbangannya panjang dalam arti akan menimbulkan gejolak di masyarakat, tes CPNS-nya dilakukan di awal. Jadi siapa saja yang akan masuk sekolah kedinasan, harus ikut TKD. Yang lulus TKD bisa menjadi CPNS dan resmi diangkat PNS ketika lulus sekolah.

Apa perbedaan utama dari sekolah kedinasan sekarang  dengan yang dulu?


Jauh bedanya dong. Kalau dulu sekolah kedinasan sifatnya parsial (ranah sektor)  dalam arti mereka dites sendiri-sendiri oleh kementerian yang menaungi sekolah kedinasan tersebut. Nah, sekarang paradigma itu kita ubah. Sekolah kedinasan sifatnya harus menjadi ranah nasional sehingga perlu ada TKD. Karena baru tahun ini ada tes kompetensi dasar, yang angkatan sebelumnya tidak akan kita sentuh. Sebab terlalu riskan menyentuh siswa yang sudah masuk duluan sebelum kebijakan baru ditelorkan.

Kenapa harus dites CPNS lagi, bukankah sebelum masuk mereka sudah menjalani berbagai macam tes?

Namanya mau menjadi CPNS harus ikut TKD, tidak terkecuali sekolah kedinasan. Kasihan dong yang lulusan bukan sekolah dinas, mereka juga dites sebelum menjadi CPNS. Ini lebih ke aspek keadilan dan pemerataan kualitas saja. Saya mendambakan lulusan CPNS kita baik lewat jalur pelamar umum maupun sekolah kedinasan harus bagus dan profesional. Dengan meningkatnya kualitas PNS kita, negara akan ikut tertopang karena memiliki SDM yang mumpuni.

Lantas siapa yang menyusun soal TKD?

Sama seperti seleksi CPNS dari pelamar umum maupun honorer kategori dua, bahan soal TKD untuk sekolah kedinasan disusun Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sedangkan tes kompetensi bidang ditentukan kementerian yang menaungi sekolah kedinasan tersebut tentunya dengan koordinasi KemenPAN-RB.

Banyak lulusan SMA yang membidik sekolah kedinasan karena ada anggapan begitu masuk sudah resmi PNS dan mendapatkan gaji. Benarkah?

Hahahahaha... Itu yang sering disalah-tafsir. Begitu masuk sekolah kedinasan mereka belum PNS. Mereka hanya diasramakan dengan fasilitas makan-minum, dan diberi tunjangan sekolah . Besarannya tergantung kebijakan kementerian. Bisa juga ada sharing dana dari kementerian maupun pemda atau peserta. Mereka akan mendapatkan gaji ketika sudah lulus dan diangkat PNS sesuai golongan mulai IIb, IIc, dan IIIa.

Jadi pengangkatannya mengikuti kebutuhan dan formasi?

Tepat sekali. Ketika akan membuka penerimaan siswa sekolah kedinasan, setiap penyelenggara (kementerian) sudah harus membuat analisa kebutuhan pegawai selama lima tahun, analisa beban kerja, dan analisa jabatan. Setelah itu diusulkan ke KemenPAN-RB, baru ditetapkan berapa formasinya. Ini agar lulusan yang dihasilkan tidak melebihi kebutuhan. Itu sebabnya, setiap tahun siswa yang diterima tidak harus dengan jumlah sama tapi disesuaikan dengan kebutuhan dan formasi.

Jadi modelnya sama seperti seleksi CPNS biasa?

Iya, bedanya yang sekolah kedinasan diangkatnya setelah selesai mengikuti pendidikan dan dites sebelum masuk sekolah kedinasan. Sedangkan pelamar umum, lulusan sekolah dari PTN atau PTS (Perguruan Tinggi Swsta) dites TKD.

Ada dua keuntungan yang akan diraih dalam penerimaan CPNS yang adil, obyektif, transparan, dan bebas KKN. Pertama, kita akan memperoleh pemuda/pemudi terbaik bangsa. Kedua, kita akan mendapatkan peningkatan kepercayaan para pemuda/pemudi Indonesia bahwa mereka telah diperlakukan secara fair oleh negara.

Sekolah kedinasan mana saja yang sudah melakukan tes CPNS?

Saya kurang ingat sudah berapa, namun IPDN, Akademi Ilmu Imigrasi, Sekolah Tinggi Intelijen, dan Sekolah Tinggi Akuntasi Negara sudah melaksanakannya. 

Terakhir, apakah kebijakan ini akan berlaku terus atau sementara saja? Sebab biasanya ganti menteri, ganti kebijakan.

Insya Allah ini akan berlanjut karena misi kita adalah menghasilkan SDM aparatur yang profesional dan berkompetensi tinggi. (esy/jpnn)