Minggu, 23 Juni 2013

Ujian Tulis K2 Dipastikan Bergeser


Jakarta – Humas BKN, Sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 56 tahun 2012, penyelesaian tenaga honorer Kategori II (K.II) dilakukan melalui tes secara tertulis dengan sesama tenaga honorer selama satu kali pada tahun 2013. Sementara pelaksanaan ujian tertulis tenaga honorer K.II yang semula direncanakan bulan Juni/Juli 2013 akan mengalami pergeseran jadual. “Menurut rencana, seleksi ujian tertulis akan dilaksanakan pada September 2013,” ujar Sekretaris Kementerian PAN & RB  Tasdik Kinanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Selasa (21/05).

Pergeseran jadual tersebut menurut Tasdik karena anggaran belum ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. “Di samping itu, uji publik serta penelitian terhadap data tenaga honorer K.II oleh Kementerian/Lembaga (K/L) dan pemerintah Daerah belum selesai,” imbuh Tasdik.

Untuk tes kompetensi dasar (TKD), materinya  terdiri dari wawasan kebangsaan, intelegensi umum, dan karakteristik pribadi. Sedangkan untuk tenaga kependidikan, tenaga kesehatan, dan tenaga selain tenaga kependidikan dan tenaga kesehatan, ditambah dengan dan tes kompetensi bidang.

Sumber data BKN mencatat bahwa total tenaga honorer K.II per 13 Mei 2013 sejumlah 559.891, terdiri dari 500.168 dari instansi Daerah dan 59.723 dari instansi Pusat.   (Subali)

Kamis, 06 Juni 2013

Setelah Menikah Jadi Gemuk? Mungkin Ini Alasannya

Wanita bertambah berat badan setelah menikah (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Menurut penelitian terbaru, semakin Anda bahagia dalam sebuah pernikahan, semakin besar juga kemungkinan Anda akan menumpuk lemak. Seperti dilansir situs duniafitnes, para peneliti dari Southern Methodist University, AS, mempelajari 169 pasangan yang baru menikah selama 4 tahun. Peneliti juga mengukur berat badan mereka dan menanyakan apakah mereka puas dalam hubungan perkawinan mereka.
Hasilnya, peneliti menemukan bahwa pasangan yang bahagia dalam pernikahan cenderung mengalami kenaikan berat badan. Sementara mereka yang tidak puas atau tidak bahagia cenderung mengalami penurunan berat badan.
“Untuk setiap peningkatan kepuasan, baik individu atau pasangan, indeks massa tubuh (BMI) juga akan meningkat rata-rata sekitar 0,12 setiap enam bulan,” ujar pemimpin peneliti Andrea Meltzer, seperti dikutip Dailymail.co.uk.
Peningkatan ini setara dengan seorang wanita yang beratnya 54 kg lalu naik setengah pound (atau 0,22 kg) setiap 6 bulan. Meski berat badan tidak langsung membesar, tetapi kenaikan ini bisa terjadi dengan periode waktu yang lama.
Meltzer menyatakan, orang-orang yang dalam pernikahannya tidak bahagia bisa mengelola berat badan lebih baik karena pikirannya terfokus pada perceraian dan ingin tampil menarik dalam mencari pasangan baru.
Namun, Meltzer mengingatkan bahwa hasil penelitian ini tidak membuktikan sebab akibat dan keterkaitan. Tak hanya itu, sebuah studi terbaru dari Ohio University menemukan bahwa istri cenderung menambah berat badan setelah menikah, sementara pria relatif langsing.
Hal itu dikarenakan kebanyakan wanita berhenti merawat diri untuk sang suami sesudah menikah. Ini juga sekaligus bisa menjelaskan mengapa pria umumnya bertambah berat badan jika bercerai dengan pasangannya. “Jelas, efek transisi perkawinan pada perubahan berat badan berbeda berdasarkan gender. Perceraian untuk pria, dan pernikahan untuk wanita, mendorong peningkatan berat badan yang cukup besar, lalu menimbulkan risiko kesehatan,” kata peneliti Dmitry Tumin.

700 Ribu Guru Bersaing Ikut Sertifikasi Melalui Saringan Uji Kompetensi Guru

JAKARTA - Keberadaan Uji Kompetensi Awal (UKA) sebagai saringan awal guru calon peserta sertifikasi hanya berumur satu tahun (2012). Mulai tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menghapus sistem UKA dan menggantinya dengan Uji Kompetensi Guru (UKG).

Mendikbud Mohammad Nuh mengatakan hanya terjadi perubahan istilah saja. Pelaksanaan UKG sendiri sudah dimulai sejak Senin (3/6) lalu. Dia mengatakan UKG ini dijadikan saringan guru-guru yang akan mengikuti sertifikasi.

"Kalau dulu yang lulus UKA berhak ikut sertifikasi. Tetapi tahun ini yang lulus UKG (karena UKA dihapus, red) berhak ikut sertifikasi 2013," tandasnya.

Nuh mengatakan tahun ini tercatat ada 700 ribu guru yang menjadi peserta definitif UKG yang berlangsung hingga Sabtu depan (15/6) itu. Para guru tadi bersaing untuk bisa masuk dalam program sertifikasi 2013. Kuota sertifikasi guru 2013 sendiri cukup terbatas, yakni hanya 350 ribu guru. Itu artinya hampir separuh peserta UKG dipastikan bakal gugur.

Awalnya kuota peserta seritifikasi guru 2013 dipatok 250 ribu guru. Tetapi Kemendikbud memastikan kuota tadi ditambah sebesar 100 ribu guru, sehingga kuotanya bertambah menjadi 350 guru. Diperkirakan pelaksanaan sertifikasi guru ini berlangsung Agustus mendatang.

Guru peserta sertifikasi nantinya akan mendapatkan sertifikat profesi. Nah berbekal sertifikat inilah para guru nanti berhak mendapatkan tunjangan profesi pendidikan (TPP) atau juga sering disebut tunjangan sertifikasi. Untuk guru PNS tunjangan sertifikasi sebesar satu kali gaji pokok yang diterima per bulan.

Sedangkan bagi guru non PNS, jumlah tunjangannya adalah Rp 1,5 juta per bulan. Perlu dicatat, guru bersertifikat yang berhak mendapatkan TPP adalah mereka yang mengajar minimal 24 jam pelajaran per pekan.

Nuh mengatakan tahun lalu pelaksanaan UKA, sebagai saringan guru calon peserta sertifikasi berjalan dengan banyak gangguan. "Mulai dari kabar server mogok, tidak bisa entri data, dan lain-lainnya," tutur mantan rektor ITS itu. Tetapi untuk tahun ini, Nuh memastikan semuanya berjalan lancar.

"Minimal sepekan pelaksanaan UKG ini tidak ada kabar yang aneh-aneh," tandasnya. Nuh mengatakan pihaknya sudah mempelajari "kisruh" UKA tahun lalu. Dia menuturkan kasus server mogok atau tidak bisa entri data itu disebabkan karena kesalahan pengisian data pribadi guru.

"Akibatnya itu tadi, guru tidak bisa mengerjakan soal. Terus ambil gampangnya, menyebut server mogok."

Tahun ini Kemendikbud serius memperkuat urusan entri data. Nuh mengatakan ujian UKG murni dijalankan secara online. "Yakni peserta mengerjakan ujian secara online di depan komputer di TUK (tempat ujian kompetensi, red) yang telah ditetapkan panitia," kata dia.

Dengan sistem online, terjadi penghematan luar biasa karena tidak menggunakan ongkos cetak naskah ujian seperti saat UKA tahun lalu. Tetapi sistem ujian full online ini rawan macet jika peserta tidak teliti mengentri data pribadi.

Nuh mengatakan kelebihan lain ujian dengan sistem online ini adalah, peserta bisa langsung mengetahui skor yang didapat setelah ujian. Untuk urusan pengumuman, akan di-ranking menunggu rangkaian ujian rampung seluruhnya. (wan)

Anak Bung Karno: Soeharto itu bukan presiden


Anak Bung Karno: Soeharto itu bukan presiden

Anak-anak Presiden pertama RI Ir Soekarno merayakan Haul 112 tahun sang proklamator ini. Putra bungsu Bung Karno, Guruh Soekarnoputra meminta rakyat Indonesia jangan pernah melupakan sejarah. Seperti pesan Bung Karno.

"Ini hal remeh tapi penting. Kita harus meluruskan sejarah. Akronim Jas Merah. Ini diambil judul pidato terakhir 1966. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," kata Guruh di Jakarta, Kamis (6/6).

Guruh menegaskan ayahnya digulingkan pemerintahan Orde Baru yang dipimpin Soeharto. Lewat buku-buku sejarah Soeharto mencoba memutarbalikkan keadaan.

"Saya agak enggan memanggilnya presiden soeharto. Karena menurut saya dia bukan presiden. Pemerintahan orde baru adalah hasil kudeta merangkak," tegas Guruh.

Mengalah, Garuda Tak Berseragam Merah Putih


Inilah skuat timnas Merah Putih yang dipersiapkan menghadapi Belanda, Jumat (7/6) di Stadion Gelora Bung Karno. Foto: Ricardo/JPNN
Inilah skuat timnas Merah Putih yang dipersiapkan menghadapi Belanda, Jumat (7/6) di Stadion Gelora Bung Karno. Foto: Ricardo/JPNN

JAKARTA -- Timnas Indonesia tidak akan menggunakan gunakan kostum utamanya Merah-Putih saat menghadapi Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Jumat (7/6). Penyebabnya, Timnas Belanda merasa kostum Merah-Putih hampir sewarna dengan jersey Belanda, orange.

Manajer Timnas Indonesia Rudi Maswi tidak mau bertanggung jawab dengan Timnas Indonesia gagal menggunakan jersey Merah-Putih di pertandingan nanti.

"Saya tidak mau bertanggung jawab. Ini kesalahan PSSI dan promotor," kata Rudi Maswi saat menggelar pre-match Press Conference di Kawasan SUGBK, Kamis (6/6) sore.

Soal jersey ini sempat menjadi perdebatan dalam Manajer Meeting Timnas Indonesia, Timnas Belanda, PSSI dan promotor di Kantor PSSI Senayan Jakarta. Timnas Belanda ngotot meminta Indonesia tidak menggunakan jersey merah-putih karena sudah merupakan kesepakatan antara KNVB dan promotor.

"Promotor sudah menjalin kesepakatan dengan KNVB bahwa Timnas Indonesia akan menggunakan kostum kedua sementara Belanda memakai kostum utama," kata salah satu staf media PSSI Fuad Boby Mubarok.

Retruksturisasi Organisasi Menghemat Anggaran Belanja Pegawai

JAKARTA - Pelaksanaan reformasi birokrasi mengharuskan pemerintah melakukan efisiensi besar-besaran. Tak heran kalau jabatan struktural (eselon tiga dan empat) dihapuskan dan dialihkan ke fungsional. Demikian juga jabatan eselon satu direstrukturisasi sehingga yang tadinya empat sampai lima dikurangi menjadi tiga sampai empat. "Proses restrukturisasi organisasi ini bukan tanpa tujuan.
Nanti akan kita evalusasi berapa besar nilai efisiensi yang didapat dari proses restrukturisasi yang berjalan saat ini. Sebab, restrukturisasi ini menghemat anggaran belanja pegawai," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo dalam keterangan Persnya, Minggu (2/6).Dijelaskannya, ada tiga kementerian/lembaga (K/L) yang sudah selesai melaksanakan restrukturisasi organisasi, yaitu KemenPAN-RB, LAN dan BKN.
Saat ini tengah menunggu Peraturan Presiden (PP) untuk penetapan organisasi barunya berupa penghapusan atau penggabungan unit eselon satu."Paguyuban KemenPAN-RB sengaja menjadi leader dalam proses restrukturisasi ini. Diharapkan K/L akan mengikutinya nanti," ujarnya.Guru besar UI ini menyebutkan ada 13 K/L lain yang sedang dalam proses evaluasi, di antaranya Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, dan BPKP.“Walaupun secara eksak kita belum bisa menghitung berapa penghematannya, namun penghematan sebagai akibat restrukturisasi ini akan cukup signifikan.
Paling tidak kita bisa dihemat sekitar 10 persen dari belanja pegawai pada APBN. Itu belum kita hitung penyederhanaan organisasi di lingkungan pemerintah daerah," pungkasnya. (esy/jpnn)

Trend Bisnis Baru.....

Pingin berbisnis tanpa resiko, cuma dengan Modal Rp. 2.500.000,-
Buka Web Site www.sbkjaya.co.id
Untuk member di Kota Sungai Penuh dan Kab. Kerinci bisa hubungi :
Kontak Hp : 081366447003 dan 082380979799